Dihadapan Ratusan Mahasiswa Steven Kandouw Ingatkan Bahaya Toxic People

Dihadapan Ratusan Mahasiswa Steven Kandouw Ingatkan Bahaya Toxic People

Wagub Steven Kandouw saat memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa se Bolmong Raya, Selasa 4 Juni 2024 di Sutanraja Hotel Kotamonagu.(foto istimewa)


KORANMANADO.CO.ID- Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven O.E Kandouw mengingatkan bahaya toxic people atau orang yang memberikan dampak buruk terhadap orang lain, terutama spikis dalam bermasyarakat.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Bolaang Mongondow Raya (FKPT-BMR) di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Selasa (4/06/2024

Kata Steven Kandouw, toxic people bisa menjadi racun dan provokator di masyarakat. Karena toxic people, merupakan perilaku orang yang tidak suka melihat orang lain sukses dan berhasil.

"Di lingkungan kita banyak sekali toxic people. Saya imbau teman-teman sekalian jangan jadi toxic people," ujarnya.

Ia kemudian menyampaikan skala prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk di Perguruan Tinggi.

Menurutnya, road map Pemerintah Pusat, Povinsi dan Kabupaten Kota untuk pendidikan sudah on the track. Hal itu terlihat dengan dialokasikannya anggaran pendidikan sebesar 20 persen.


"Stakeholder pendidikan harus bertransformasi. Tidak hanya mahasiswa. Guru-guru dan dosen harus punya maindset. Tidak ada jalan lain selain meningkatkan pendidikan untuk pembangunan di BMR," ujarnya.

Wagub Steven Kandouw mengaku bersyukur ada 7 Universitas di BMR. Menurutnya, dengan adanya Universitas ikut membantu peningkatkan Indeks Pembangun Manusia (IPM).

"Dari 279 juta jiwa rakyat Indonesia, 150 diantaranya lulusan SMP ke bawah, 75 juta lulusan SMA ke bawah. Ada disekitar 30 sampai 40 juta mahasiswa. Jadi saudara boleh bayangkan kalau sudah jadi sarjana, anda berada di 15 persen," ungkapnya.

Kata Wagub Kandouw bahwa gelar sarjana adalah aset. Untuk itu ia meminta kepada Pemerintah Kota Kotamobagu agar membangun Kampus guna menciptakan sarjana yang berkualitas.

"Semua harus jadi sarjana. Anda harus menjadi sosial kontrol. Berani bicara masalah kerukunan, ekonomi dan ketimpangan di masyarakat. Anda harus berubah, sebagai mahasiswa harus bertransformasi. Punya pemikiran untuk berubah. Jaga kolaborasi dan gotong royong semua stakeholder. Ciptakan sistem manajemen pendidikan tinggi yang up to date dan siap pakai," imbuhnya.

Wagub Kandouw menuturkan, proses pembelajaran dan pembentukan karakter yang telah dilaksanakan sejak lama, telah menjadi investasi progresif bagi masa depan dan kemajuan di Bolmong Raya, dan semua itu kata dia, ada pada mahasiswa.

"Saya yakin mahasiswa-mahasiswa se-Bolmong Raya bukan hanya sukses, tapi dapat berguna untuk bangsa dan negara," tandasnya.(onal/**)

0 Komentar

Add Comment