Heboh, Oknum Polisi di Manado Kangkangi Pacar Tersangka Curanmor di Polsek Malalayang, Kapolsek 'Diam', Kapolresta Beri Reaksi

Heboh, Oknum Polisi di Manado Kangkangi Pacar Tersangka Curanmor di Polsek Malalayang, Kapolsek 'Diam', Kapolresta Beri Reaksi


MANADO, KORANMANADO.CO.ID-
Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap gadis di bawah umur kembali terjadi di Kota Manado. Kali ini, menimpa wanita 17 tahun asal Kota Manado. Sedangkan, pelakunya diduga merupakan oknum anggota polisi yang bertugas di Polsek Malalayang 
berinisial RP alias Aipda Romel.

Sontak saja, peristiwa melawan hukum yang diduga dilakukan oknum pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat ini heboh.

Itu karena, selain terduga pelakunya merupakan oknum anggota polisi, korban yang memainkan adegan memilukan ini juga adalah pacar dari tersangka curanmor berinisial AP alias Al yang mendekam di balik jeruji besi Polsek Malalayang.

Bahkan, lokasi atau tempat Aipda RP dan gadis cantik berusia 17 tahun ini melakukan dugaan adegan layak sensor ini terinformasi berlangsung di dalam mobil, maupun di ruangan Kanit Provost Polsek Malalayang.

Kejadian itu sendiri dikabarkan terjadi pada awal Mei 2023, ketika gadis berusia 17 tahun ini datang menjenguk sang kekasih karena ditangkap atas kasus pencurian kendaraan bermotor.

Dalam kunjungan tersebut, ia kemudian bertemu dengan Aipda RP. Setelah beberapa kali pertemuan, oknum pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat di Polsek Malalayang ini diduga membujuk pacar tersangka curanmor untuk berhubungan badan.

Setelah melakukan adegan layak sensor ini, gadis cantik asal Kota Manado dikabarkan berencana melaporkan kejadian itu ke Polda Sulut, hanya saja dihalangi Aipda RP.

Mirisnya lagi, Kapolsek Malalayang AKP Emilda Sonu yang dikabarkan mengetahui kejadian itu, malah mengarahkan anak buahnya untuk diam, agar kejadian itu tidak terekspos.

Dugaan itu menguat, karena saat dihubungi wartawan, Minggu 19 Mei 2024, mantan Kapolsek Wanea ini enggan memberikan komentar lebih.

"Malam pak. Informasi dari siapa?. Ada namanya pak?. Tanya keluarga pacarnya aja kalau gitu, nanti dikonfirmasi jika dari sumber yang jelas," kata mantan Kapolsek Wenang yang pernah dimutasi ke Bag Ops Polresta Manado karena diduga masalah anggaran ini.

Lain dengan Kapolsek. Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P Sirait S.H., S.IK ketika dihubungi langsung memberikan reaksi.  Dengan tegas, ia mengatakan akan menurunkan tim untuk menyelidiki informasi tersebut. Bahkan, pihaknya siap memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota tersebut.  

"Terima kasih ya informasinya, akan kami dalami, dan kalau benar akan kita proses tuntas," kata Kapolresta, Selasa (21/5/2024). (jenglen)

0 Komentar

Add Comment