RS Kitawaya Manado Khusus Layani Pasien Terinfeksi HIV/AIDS dan TBC

RS Kitawaya Manado Khusus Layani Pasien Terinfeksi HIV/AIDS dan TBC

Foto bersama Gubernur Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, Ketua TP PKK Rita Maya Tamuntuan, Sekretaris TP PKK Kartika Devi Tanos, Sekdaprov Steve Kepel, jajaran Forkopimda dan pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut, Direktur dan staf RS Khusus Infeksi Kitawaya.(foto istimewa)


KORANMANADO.CO.ID- Rumah Sakit (RS) Khusus Infeksi Kitawaya yang baru diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, Kamis (21/03/2024) di Manado memiliki klasifikasi RS khusus tipe B.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dr Deiby Kalalo dalam laporan kegiatan peresmian. Kata Kalalo, pelayanan di RS Khusus Infeksi Kitawaya meliputi layanan IGD, Poliklinik Rawat Jalan, ICU, NICU, PICU, ruang radiologi, rawat inap dan apotik dengan fasilitas standar penyakit infeksi.

"Daya tampung 85 tempat tidur dan akan melayani penyakit infeksi emerging HIV AIDS, Tubercolosis (TBC), dan penyakit infeksi lainnya selanjutnya akan dilakukan pengembangan layanan secara bertahap," paparnya.

Ia juga mengatakan, RS Kitawaya telah memiliki ijin operasional sebagai salah satu UPTD Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, ditetapkan lewat SK Gubernur nomor 39 tahun 2023. RS ini juga telah ditetapkan oleh Menteri Kesehagan sebagai RS jejaring penyakit infeksi emerging strata madya.

"Rumah Sakit ini akan bekerja sama dengan program TB dan Surveilens Dinkes Provinsi dan Kabupaten Kota, Global Fund, Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulut, Laboratorium Biomolekuler Unsrat dalam upaya percepatan pencapaian eliminasi TB 2030," tandasnya.

Hadir Wakil Gubernur, Drs Steven O.E Kandouw, Ketua TP PKK Provinsi Sulut, Ir Rita Maya Dodokambey-Tamuntuan, jajaran Forkopimda, Sekretaris TP PKK, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, Sekdaprov Steve Kepel dan pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut, Direktur dan staf RS Khusus Infeksi Kitawaya serta tamu undangan.(onal/**)

0 Komentar

Add Comment