Dari GMIM Damai Tondegesan Gubernur Olly Ajak Jemaat Tolong Menolong dan Saling Menopang

Dari GMIM Damai Tondegesan Gubernur Olly Ajak Jemaat Tolong Menolong dan Saling Menopang

Gubernur Olly Dondokambey menandatangani prasasti peresmian gedung gereja di Jemaat GMIM Tondegesan Wlayah Kawangkoan.(foto istimewa)


KORANMANADO.CO.ID- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memberikan perhatian dan dukungan kepada Jemaat yang memperluas wilayah pelayanan di Sinode GMIM.

Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Gubernur Olly Dondokambey pada peresmian Pemekaran Jemaat dan Pentahbisan gedung gereja di Jemaat GMIM Damai Tondegesan, Wilayah Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Selasa (7/02/2024).

"Atas nama Pemerintah Provinsi tentu bersyukur, karena salah satu tempat pelayanan bagi jemaat GMIM baru diresmikan,"ungkapnya saat memberi sambutan.

"Tentu rasa syukur ini yang kita dambahkan bersama, sehingga pelayanan bagi hamba-hamba Tuhan dengan jemaatnya semakin hari semakin dekat," sambung Gubernur Olly. 

Dalam pembangunan ini, kata Gubernur Olly, Pemerintah Provinsi akan terus bersama-sama dengan jemaat GMIM Damai Tondegesan. Terlebih khusus untuk membangun sarana dan prasarana yang belum selesai.

"Bapak ibu tentu tidak akan sendiri. Tadi ketua panitia bilang masih kurang 300 juta. Kami akan membantu. Silakan dimasukan datanya dan akan langsung ditransfer. Jemaat tentu boleh bersyukur, sebab Gubernur boleh melakukan ini atas dukungan full dari BPMS GMIM," ujarnya.

Gubernur Olly menjelaskan, begitu luasnya karya pelayanan Sinode GMIM akan terasa mudah dilakukan jika ada dukungan dan kerjasama dari Jemaat. 

"GMIM ada 1.072 jemaat. Kita tidak bisa selesaikan dalam satu dua hari. Tapi kalau kita bekerjasama terus seperti ini, rencana kerja BMPS GMIM boleh diselesaikan. Tapi harus saling tolong menolong dan topang menopang," tandasnya.

Diketahui, peresmian gedung gereja di GMIM Damai Tondegesan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Olly Dondokambey.

Penulis: Donald Taliwongso

0 Komentar

Add Comment