Cinta Terhalang Anak Mantu, Petrus Nyaris Tewas Ditebas Pakai Parang

Cinta Terhalang Anak Mantu, Petrus Nyaris Tewas Ditebas Pakai Parang

Pelaku ditahan di Polres Tomohon dan korban yang dirawat RS Bethesda Tomohon.(foto istimewa)


Tomohon,KORANMANADO.CO.ID- Petrus Tampi (56) warga kelurahan Kembuan Lingkungan IV Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara nyaris tewas ditebas BS alias Brando (28) warga Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 6 Kecamatan Tomohon Utara, Minggu (16/07/2023). 

Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK menjelaskan kronologi kejadian. Kata Kapolsek, peristiwa berdarah itu terjadi di rumah pelaku. 

"Pelaku sudah menaruh dendam kepada korban karena korban menjalin hubungan dengan mertua pelaku,"ujarnya. 

Dari informasi yang berhasil dirangkum KoranManado.co.id menyebutkan, pelaku sudah mengingatkan korban agar berhenti berhubungan dengan ibu mertuanya. Namun hubungan keduanya sudah dekat, korban tetap nekat. 

Hari Minggu sekira pukul 07.00 WITA, korban datang ke Tomohon dan menemui mertua pelaku. Pelaku yang sedang duduk di ruangan belakang, tiba-tiba menghampiri korban. Keduanya terlibat adu mulut, situasi makin panas. Pelaku berlari ke dapur dan mengambil parang. 

Dalam keadaan emosi, pelaku balik ke ruang tamu dan langsung menebas korban pakai parang ke arah kepala, tapi mengenai telinga kiri korban. Pelaku makin emosi, ia kembali menyerang. Kali ini menengani punggung dan kaki kiri korban.

Akibatnya telinga kiri korban nyaris putus, punggung dan kaki sebelah kiri alami luka robek. Korban saat ini dirawat di RS Bethesda Tomohon dalam kondisi sadar. 

"Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Kota Tomohon untuk penyelidikan lebih lanjut,"tandas Kapolsek Arie Prakoso.(onal)

0 Komentar

Add Comment