Suami Bunuh Selingkuhan, Istri Sekarat di RS Prof Kandou Manado

Suami Bunuh Selingkuhan, Istri Sekarat di RS Prof Kandou Manado

Tersangka MN alias Buce saat diamankan di Polres Bolmong.(foto istimewa)


KORANMANADO.CO.ID- MN alias Buce (32) warga Desa Pinonobatuan Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondouw (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut) menghabisi nyawa AR (30) warga Desa Modomang.

Perisitiwa pembunuhan itu terjadi di Desa Modomang, Minggu (09/07/2023) dini hari setelah pelaku Buce memergoki istrinya AT (31) berada di dalam kamar korban.

Dari informasi yang berhasil dirangkum KoranManado.co.id menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat Buce yang kesehariannya bekerja di tambang Toraout, Kecamatan Dumoga Barat pulang ke rumah pukul 23.00 WITA.

Sayangnya, AT (istri Buce) tidak berada di rumah. Ia kemudian langsung keluar dan mencari keberadaan AT. Usaha Buce membuahkan hasil. Sekitar pukul 01.00 WITA, ia melihat AT berada di Kelurahan Imandi. Anehnya bersama seorang lelaki.

Buce tambah curiga ketika melihat AT istrinya itu dibonceng pria lain pakai sepeda motor. Buce kemudian mengikuti motor yang dikendarai pria yang diduga selingkuhan AT. Mereka bergerak ke Desa Modomang, Kecamatan Dumoga Timur.

Sekitar 20 menit, keduanya tiba dan masuk rumah. Buce yang dalam keadaan emosi langsung masuk dan menemukan istrinya bersama pria lain di dalam kamar.

Tak banyak bicara, Buce langsung menikam pakai pisau berkali-kali ke arah AR dan AT. Usai melakukan aksinya, Buce melarikan diri. Aksi Buce itu langsung heboh. Warga berduyun-duyun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Beberapa warga mencoba melakukan pertolongan. Kedua korban dibawa ke Puskesmas terdekat di Desa Mopuya Kecamatan Dumoga Utara. Sayangnya, nyawa AR tidak bisa ditolong. AR dinyatakan meninggal dunia. Sementara AT yang masih sekarat langsung dirujuk ke RS Prof Kandou Malalayang, Kota Manado.

Polres Bolmong yang mendapat informasi kasus pembunuhan di wilayah Dumoga langsung bergerak cepat.  Tim Opsnal Gabungan diterjunkan mencari keberapaan Buce yang diduga pelaku. Hanya beberapa jam, pelaku berhasil dibekuk di rumah kerabatnya di Desa Pinonobatuan.

"Pelaku sudah ditangkap. Kami minta semua pihak menahan diri. Jangan sampai meluas ke persoalan lain,"ujar Kapolres Bolmong AKBP Slamet Ramelan, SIK.SH.MH.

Kapolres juga mengimbau agar keluarga korban dan warga tidak melakukan aksi balas dendam. Kapolres minta kasus ini diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian.

"Semua harus menahan diri. Pihak keluarga, kerabat korban tahan diri. Serahkan semuanya ini kepada aparat kepolisian. Kami akan bekerja profesional menuntaskan kasus ini. Saya juga memberi apresiasi kepada tim Opsnal yang bergerak cepat menangkap pelaku,"tandasnya.(der/**)

0 Komentar

Add Comment