Usai Hamili Gadis 15 Tahun, Pria di Kalawat Gantung Diri di Polres Minut

Usai Hamili Gadis 15 Tahun, Pria di Kalawat Gantung Diri di Polres Minut


MINUT, KORANMANADO.CO.ID-
Seorang pria di Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara berinisial JT alias Jefry (44), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan pakaiannya sendiri. Mirisnya, aksi itu dilakukan Jefry di toilet Polres Minut, saat dirinya diperiksa penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Minut atas kasus persetubuhan gadis 15 tahun di kampungnya.

Sebagaimana informasi yang masuk Redaksi Koranmanado.co.id, terlapor ditemukan penyidik, Rabu (3/5/2023), sekitar pukul 01.30 Wita, dalam keadaan tergantung dengan menggunakan celana panjang dan tali celana. Itu setelah terlapor meminta izin ke penyidik untuk buang air kecil.

"Terlapor ditangkap Selasa 2 Mei 2023 di rumahnya. Laporan itu dilayangkan orang tua korban ke Polres Minut pada 30 April 2023. Terlapor baru tertangkap karena sempat melarikan diri ke Kota Bitung," beber sumber yang meminta namanya untuk tidak dipublikasi.

Kejadian pemerkosaan itu sendiri dilakukan terlapor pada Desember 2022 di rumah korban.

"Waktu itu korban hanya sendiri di dalam rumah. Tiba-tiba datang terlapor dengan alasan meminjam wajan untuk memasak. Korban didekati lalu diancam dan disetubuhi," kata sumber.

Akibatnya, korban kini berbadan dua. Masa kandungannya pun menginjak 5 bulan. Peristiwa itu ditutupi korban karena selalu mendapat ancaman dari terlapor. Hingga akhirnya korban memberanikan diri menceritakan kesedihannya itu kepada sahabatnya. Oleh sahabat korban, selanjutnya menceritakan peristiwa tersebut kepada orang tua korban.

Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo SIK membenarkan kejadian itu. Awalnya kata Kapolres, terlapor diamankan di rumahnya karena dikerumuni warga dan hendak dipukul karena diduga menyetubuhi gadis 15 tahun hingga hamil 5 bulan.

"Di Polres Minut terlapor sudah mengakui kesalahannya dan berdasarkan data serta BAP, rencananya Rabu 3 Mei 2023 akan segera dilakukan gelar perkara untuk penetapan JT sebagai tersangka. Namun, pada 01.30 Wita, JT sudah mengakhiri hidupnya di dalam toilet dengan menggunakan pakaian yang dililitkan di baja ringan," kata Kapolres.

"Saat kejadian, keluarga terlapor langsung dipanggil dan dijelaskan mengenai kronologinya. Saat ini jenazah terlapor masih di RS Prof Kandouw Malalayang untuk dilakukan otopsi,” tandas Kapolres. (jenglen)

0 Komentar

Add Comment